Sabtu, 07 Mei 2016

Sistem Pembayaran Baru Secara Online (E-Billing)

SISTEM PEMBAYARAN BARU SECARA ONLINE
E-BILLING




- PENGERTIAN E-BILLING

                    Apa sih E-Billing itu ? mungkin masih banyak yang belum mengetahui apa itu E-Billing, jadi E-Billing adalah suatu aplikasi sistem pembayaran yang menawarkan kemudahan pembayaran pajak melalui metode pembayaran secara elektronik dengan menggunakan Billing.















                    E-Billing juga menggunakan pembayaran pajak melalui Pos, Bank, ATM, dan Online Banking dengan menggunakan "Kode Billing". WP (Wajib Pajak) dapat melakukan pembayaran pajak dengan menggunakan sistem pembayaran pajak secara elektronik. Pembayaran pajak termasuk seluruh jenis pajak, kecuali :
a) Pajak yang tata cara pembayarannya diatur secara khusus.
b) Pajak dalam rangka impor yang diadministrasikan pembayarannya oleh Biller Direktorat
    Jendral Bea & Cukai.
- Kekurangan & Kelebihan Penggunaan E-Billing
                    Tentu saja penggunaan E-Billing ini pasti memiliki kekurangan dan kelebihannya dan ada beberapa macam kekurangan dan kelebihan yang dimiliki oleh E-Billing seperti :
Kekurangan E-Billing
1. Tentunya Software masih dapat bahkan mudah di hack oleh orang lain yang tidak bertanggung
    jawab.
2. Bila Software terkena virus maka seluruh datanya akan hilang dan sulit untuk mencari back-up an
    nya.
3. Bila internet/ listrik di sekitar sedang bermasalah ataupun bila listrik mati, maka sistem inin juga
    akan ikut bermasalah, karena sistem ini benar-benar bergantung oleh internet & listrik.
4. Menurut pengguna Software ini, sistem masih banyak Bug.
 Kelebihan E-Billing
1. Lebih Mudah : - Dapat melakukan transaksi pembayaran pajak melalui internet banking/ ATM.
                            - Hanya perlu membawa catatan kecil berisi kode E-Billing untuk melakukan
                              transaksi pembayaran pajak.
2. Lebih Akurat : - Kesalahan entry data yang bisa terjadi di teller dapat terminimalisasi.
                           - Web application menyediakan validation rules/ function/ interface/ yang
                             meminimalisasi kekeliruan.
3. Lebih Cepat : - Dapat melakukan transaksi pembayaran pajak hanya dalam hitungan menit.
                          - Tidak perlu lagi mengantre lama di loket teller, teller hanya menginput 1 kode saja.
4. Memudahkan WP melakukan pembayaran : - Menurunkan compliance cost.
                                                                            - Meningkatkan kepatuhan.
5. Memperbaiki kelemahan arsitektur MPN-1, dan dapat memperbaiki administrasi.
- Alasan Menggunakan E-Billing
                    Kenapa kita harus menggunakan E-Billing karena E-Billing sangat memudahkan kita untuk membayar pajak dengan sangat efisien, tanpa perlu menunggu, mengantre ataupun membuang-buang waktu menunggu giliran. Dan cara/ langkah-langkah seperti :
1. Kita harus meminta SSP (Surat Setoran Pajak) terlebih dahulu ke kantor pajak.
2. Lalu kita harus mengisi secara manual satu persatu, dan proses pengisian juga tiodak boleh
    sampai salah.
3. Juga kita harus pergi ke bank dan tiba di sana kita harus mengantre yang terkadang lama &
    panjang.
4. Kita masih harus bayar ke teller dan teller tersebut harus merekam dan masih banyak lagi. 
                    Dan masih banyak permasalahan yang banyak membuat orang-orang berkomentar karena isian di dalam SSP terlalu banyak dan referensi kode akun pajak & kode jenis setoran yang juga sangat banyak. Maka dari itu muncullah E-Billing untuk memudahkan kita untuk membayar pajak.
- Dasar Hukum E-Billing pajak

E-Billing dilandasi dari 3 Hukum Utama yaitu :
1. PMK-242/PMK.03/2014 Tentang Tata Cara Pembayaran dan Penyetoran Pajak.
2. PMK-32/PMK.05/2014Tentang Sistem Penerimaan Negara Secara Elektronik.
3. Per-26/PJ/2014 Tentang Sistem Pembayaran Pajak Secara Elektronik.
- Tahapan Pembayaran Pajak Menggunakan Sistem E-Billing


 
- Cara Daftar Aplikasi E-Billing

1. Masuk ke alamat E-Billing, lalu silahkan ketikkan alamat di browser anda http://sse.pajak.go.id. 
    Setelah itu klik enter maka akan muncul halaman seperti dibawah ini:
2. Lalu Klik "daftar baru" isikan nomor NPWF, alamat e-mail dan user id yang akan digunakan.
3. Klik "register" apabila ada notifikasi "data disimpan ?" klik saja OK.

 4. Pada tahap ini, permohonan pendaftaran billing system anda telah masuk ke DJP kemudian
     periksalah e-mail anda untuk melihat PIN yang sudah dikirim dan kode verifikasi untuk
     mengaktifkan akun anda.

 5. Buka e-mail yang dikirim oleh billingmpn@pajak.go.id. Ada 2 kode yang pertama link aktivasi
     akun dan yang kedua kode untuk verifikasi, klik link untuk aktivasi akun.

6. Setelah anda klik maka anda akan diminta memasukkan kode verifikasi yang dikirim melalui
    e-mail.


7. Alamat anda telah sukses mendaftar ke sistem E-Billing.

- Cara Pembuatan Kode E-Billing 

1. Login lah dengan user id dan pin yang tertera pada e-mail.

2. Input data SSP klik simpan bila telah selesai. 

3. Akan muncul notifikasi, klik OK.

4. Lalu cek data yang sudah anda entri, bila sudah sesuai klik "terbitkan kode billing".

5. Cetak kode billing.


- Contoh Kasus & Solusinya
 
 Gagal Saat Registrasi
Masalah   : Saat registrasi muncul pesan user id sudah ada.
Penyebab : NPWP sudah terdaftar.
Solusi       : untuk cek data pendaftaran silahkan hubungi call center E-Billing di
                  (021)52903801-08

- Kesimpulan 

                    Kesimpulan dari Sistem E-Billing ini yaitu pastinya memiliki kekurangan dan kelebihan tetapi hal seperti itu sangatlah wajar bagi semua sistem jenis apapun. Tetapi manfaat dari E-Billing sangatlah membantu orang-orang yang ingin membayar pajak karena manfaatnya sangatlah terasa seperti dalam hal waktu kita dapat mengefisienkan waktu hanya tinggal menggunakan aplikasi tanpa harus mengantre, menunggu giliran di kantor pajak dan sistem ini juga dapat meminimalisirkan "human eror". Menurut saya sitem E-Billing merupakan suatu sistem yang sudah bisa dibilang cukup berhasil, tetapi seharusnya ada yang memberikan arahan/ penjelasan yang lebih kepada masyarakat tentang cara penggunaannya, karena mungkin masih banyak yang belum paham cara penggunaannya dan lebih memilih untuk tidak menggunakan E-Billing karena kurangnya pengetahuan dalam menggunakan aplikasi E-Billing ini.

Kelompok 1 : Pokok Bahasan Sistem E-Billing
- Afify Marus                       - Angga Raditya A.
- Melani Silva Irawan         - M. Ranu Ramadhan
- Uun Ardhiyaningrum        - Ahmad Jamaludin
- Marthauli                         - Arfin Fajar
- Goldy                                - Rifaldi Dwi Putra

- Sumber
http://epajak.org/masalah-dan-solusi-error-e-billing-pajak/
http://www.ortax.org/ortax/?mod=studi&page=show&id=35
http://epajak.org/e-billing-pajak-sistem-pembayaran-pajak-secara-elektronik/
http://pajakitumudah.com/2015/02/e-billing-pajak-cara-mudah-membayar-pajak-secara-online.html
 
 

Kamis, 14 April 2016

Six Sigma dan Total Quality Management (TQM)

SIX SIGMA DAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM)


Apa sih itu Six Sigma ? 
                    Jadi Six Sigma itu adalah suatu cara untuk mengukur kemungkinan perusahaan agar dapat membuat/ menghasilkan berbagai macam produk dengan jumlah cacatnya 0 (Nol)/ bisa juga disebut dengan Zero Defects. Begitu pula dengan proses jika kita tidak akan membuat barang cacat tiap produk/ jasa yang diterima pelanggan maka semakin sedikit cacat yang dibuat maka sigma levelnya akan semakin tinggi. Ketika memecahkan suatu masalah Six Sigma mempunyai beberapa metode yang mempunyai singkatan DMAIC yaitu : - Define : artinya memvalidasi masalah.
          - Measure : artinya mengukur masalah tersebut.
          - Analyze : artinya mencari sumber/ akar dari masalah.
          - Improve : artinya menentukan, memprioritaskan dan mengimplementasikan solusi dari tiap
                            masalah yang sudah di validasi.
          - Control : artinya menjaga agar solusi yang diterapkan berjalan agar masalah tidak muncul lagi.
                    Jadi Penggunaan Six Sigma sebagai Sistem Manajemen dapat membantu Organisasi dalam memahami dan mendapatkan solusi yang berdasarkan dari akar permasalahan. tapi, pada kenyataannya hanya dengan menerapkannya saja belum bisa menjamin sebuah Organisasi untuk mencapai peningkatan kinerja yang tinggi. Karena itu, Six Sigma bisa dipakai juga sebagai praktik Sistem Manajemen yang berfokus pada 4 area yaitu :
1. Memahami siapa pelanggannya dan kebutuhan dari pelangganya.
2. Menyelaraskan strategi dan proses-proses inti dalam memenuhi kebutuhannya.
3. Menggunakan analisa data untuk memahami suatu masalah yang sedang dihadapi.
4. Infrastruktur yang kuat untuk menjamin berjalannya aktivitas dengan lancar.


Lalu apa itu TQM ?
                    Setelah kita mengetahui apa itu Six Sigma, kita akan mengetahui apa itu TQM. Jadi TQM atau bisa disebut dengan Total Quality Management adalah suatu sistem manajemen kualitas yang fokusnya hanya kepada pelanggan saja dengan melibatkan semua level karyawan dalam melakukan peningkatan / perbaikan secara terus menerus/ yang berkesinambungan. TQM atau bisa disebut dengan Total Quality Management ini menggunakan strategi data dan komunikasi yang efektif kedalam macam-macam kegiatan perusahaan. Pada intinya Total Quality Management/ TQM ini adalah pendekatan manajemen untuk mencapai keberhasilan jangka panjang melibatkan kepuasan pada pelanggan.
                    Pada TQM ini semua anggota Organisasi/ karyawan perusahaan harus aktif dalam melakukan peningkatan proses, produk, ataupun layanan yang dimana mereka bekerja sehingga menghasilkan kualitas yang terbaik dalam produk & layanan yang pada akhirnya dapat mencapai tujuan untuk memuaskan para pelanggan.

Kelebihan & Kekurangan Pada Six Sigma 
 Kelebihan
+ Dapat diterapkan di bidang usaha apa saja dari rencana strategi sampai oprasional hingga pelayanan pelanggan dilakukan secara maksimal.
+ Sangat berpotensi dalam bidang jasa/ non manufaktur contohnyan seperti pada bidang manajemen, keuangan, pelayanan pelanggan, pemasaran, teknologi informasi dll.
+ Dapat lebih memahami sistem & dapat memonitor dimana letak kesalahannya.
+ Sifatnya tidak statis. Bila kebutuhan pelanggan berubah kinerja sigma juga akan berubah.
 Keuntungannya adalah :
+ Pengurangan biaya
+ Perbaikan produktifitas
+ Pertumbuhan pangsa pasar
+ Pengurangan cacat
+ Pengembangan Produk/ Jasa

 Kekurangan
- Biaya pelatihan : untuk memberi pelatihan kepada sejumlah orang/ beberapa orang membutuhkan biaya yang besar & hanya perusahaan besar saja yang mampu membiayai program pada Six Sigma.

Kelebihan & Kekurangan Pada Total Quality Management (TQM)
 Kelebihan 
+ Penerapan TQM merupakan suatu konsep yang menjawab kebutuhan masyarakat saat ini. sehingga keinginan & kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
+ Penerapan TQM merupakan konsep yang mengajak seluruh masyarakat dan pemerintah untuk membangun bersama mutu pendidikan agar lebih maju dan dapat berkembang.
+ TQM tidak mempercayakan semata-mata pada pemerintah atasan yang memerintah. karena itu TQM penting untuk menetapkan kerjasama di dalam organisasi.

 Kekurangan
- Kualitas sering hanya dijadikan motifasi agar lebih maju tetapi pada kenyataannya strategi usaha dan kinerja masih sangat kurang.
- Banyak organisasi ketika memimpin meninggalkan perusahaannya kualitan kemudian di abaikan.
- Banyak perusahaan yang membuat kualitas lebih kabur/ tidak jelas dengan menetapkan dengan tujuan yang berdampak positif tanpa memiliki cara untuk memonitor kemajuan pencapaian tujuan.
- Banyak perusahaan yang membuat kualitas tidak jelas dengan menetapkan tujuan tanpa memiliki cara untuk memonitor kemajuan pencapaian tujuan tersebut.
- TQM merupakan aktifitas yang bersifat hanya di dalam departemen di banyak perusahaan. Dan masing-masing Departemen tersebut mempunyai kebijakannya sendiri, sehingga tidak mencakup keseluruhan organisasi.

  

Sabtu, 02 April 2016

Pengertian, Manfaat, Peranan Manajemen Pada Layanan Sistem Informasi Bagi Lingkungan Sekitar

PENGERTIAN, MANFAAT, PERANAN MANAJEMEN PADA LAYANAN SISTEM INFORMASI BAGI LINGKUNGAN SEKITAR


Pengertian Manajemen :
               Apasih itu Manajemen ? seperti yang kita ketahui Manajemen berasal dari bahasa Inggris yaitu dari kata "Manage" yaitu dalam bahasa Indonesia yang artinya mengendalikan/ mengelola sesuatu. Pengertian dari Manajemen adalah suatu proses/ pengelolaan dalam rangka untuk mencapai suatu tujuan bersama orang-orang dan sumber daya organisasi lainnya. Lalu pengertian dari Layanan adalah suatu kegiatan yang dilakukan bertujuan memberikan kepuasan kepada konsumen agar tidak tergeser oleh pesaing dalam suatu bisnis. Sedangkan pengertian dari Sistem Informasi adalah mengumpulkan, mengolah dan memasukkan suatu data agar terorganisasi dengan baik agar informasi apapun yang akan disampaikan dapat bermanfaat dan tersampaikan dengan baik. Jadi dapat kita simpulkan bahwa Manajemen Layanan Sistem Informasi adalah suatu proses untuk menyusun rencana dan pengimplementasian apa yang telah kita rencanakan untuk memfasilitasi suatu pelayanan Sistem Informasi dalam suatu perusahaan yang mengendalikan sesuatu untuk mencapai suatu tujuan sehingga layanan yang diberikan dapat memuaskan.
 
Manfaat Manajemen :


1. Dengan adanya Layanan Sistem Informasi, suatu perusahaan bisa mengetahui apa yang dibutuhkan oleh konsumen.

 2. Dengan adanya Layanan Sistem Informasi pelayanan yang di berikan suatu perusahaan dapat terkontrol dengan baik sehingga konsumen dapat merasakan kepuasan dengan layanan yang telah diberikan oleh perusahaan. 

3. Sistem Informasi menjadi lebih terpantau dan teratur dengan baik karena struktur dibangun dengan jelas.

4. Dengan adanya Layanan Sistem Informasi dapat menstabilkan kondisi suatu perusahaan.

5. Sistem Informasi dapat memudahkan kita untuk mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan  yang kita butuhkan.

6. Dan apabila sewaktu-waktu terjadi kesalahan/ konsumen kurang puas dengan pelayanan yang diberikan, maka keluhan tersebut dapat segera diberikan tindakan kerena Sistem Informasi yang dibangun sudah efisien dan terstruktur dengan baik.

Peranan Manajemen :

               Setelah kita mengetahui pengertian dan manfaat Manajemen Layanan Sistem Informasi kita juga akan mengetahui apa peranan penting bagi lingkungan. Karena pada dasarnya Layanan Sistem Informasi dibuat dan dibangun sedemikian rupa sehingga dapat membuat konsumen merasakan kepuasan dengan pelayanan yang telah diberikan. Lalu peranannya apa saja ? yaitu Perusahaan dapat meminimalisir waktu pengerjaan sehingga menjadi lebih efektif. Selain itu suatu perusahaan juga dapat memantau kegiatan bisnis yang sedang terjadi misalkan memantau pesanan pelanggan, dan dengan adanya Layanan Sistem Informasi masalah yang besar dan kompleks dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat. Pada intinya dengan adanya Manajemen Layanan Sistem Informasi suatu perusahaan dapat meningkatkan kepuasan bagi konsumen karena mutu layanan yang sudah dirancang dengan sebaik mungkin.